Rumah dijual di Jogja dibawah 200 juta, tentu banyak calon pembeli yang ingin mendapatkannya. Hal ini berkaitan dengan lokasi Jogja yang sangat strategis, karena merupakan kota besar dengan potensi wisata dan potensi pendidikan yang tinggi.

KPR Rumah Dijual di Jogja dibawah 200 Juta

Banyak orang yang mungkin ingin memiliki rumah di Jogja. Oleh sebab itu, ada banyak orang yang mencari rumah atau tanah dijual di Jogja untuk memenuhi kebutuhan hunian yang pas dan tepat dengan harga terjangkau. Jogja memang merupakan sebuah lokasi strategis yang menawarkan banyak fasilitas untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Sebagai kota besar, tentu saja Jogja bisa memberikan banyak pelayanan untuk masyarakatnya. Selain itu predikat Jogja sebagai kota wisata dan kota pelajar membuat Jogja makin digandrungi oleh masyarakat yang sedang mencari lokasi hunian baru.

Namun harga properti yang kian lama kian mahal menjadi hambatan utamanya. Apalagi jika lokasi hunian di Jogja tersebut berada di kawasan strategis di pusat kota. Atau apabila calon pembeli tersebut hanya karyawan biasa dengan gaji yang pas-pasan. Tentu akan sangat sulit untuk bisa memiliki sebuah hunian di Jogja. Namun, kini permasalahan finansial tersebut terjawab dengan hadirnya sebuah program KPR dari lembaga keuangan yang memfasilitasi kredit untuk mampu membeli rumah murah Jogja.

KPR adalah Kredit Kepemilikan Rumah yang difasilitasi oleh bank atau lembaga keuangan masyarakat untuk memudahkan pembelian hunian dengan sistem cicilan. Salah satu prinsip dari KPR ini adalah bank atau lembaga keuangan tersebut akan membeli rumah tersebut. Lalu, pembeli bisa membayar ke bank atau lembaga keuangan dengan melakukan kredit dalam jangka waktu tertentu. Jika cara cepat jual rumah bisa dilakukan dengan bantuan internet dan jaringan yang banyak, maka KPR adalah cara mudah membeli rumah.

Kebanyakan KPR ini digunakan oleh masyarakat yang ingin mudah dalam membeli rumah dijual di Jogja dibawah 200 juta karena cicilan dan jumlah cicilannya akan lebih mudah dan terjangkau. Selain itu, rumah murah memang merupakan salah satu jenis hunian yang sering diincar oleh keluarga muda, atau orang yang belum menikah. Namun tentu saja tenor KPR harus diperhatikan dalam membeli rumah.

Tenor dan Suku Bunga KPR

Mengambil KPR berarti memiliki hutang. Oleh sebab itu tidak banyak orang yang mengambil KPR untuk membeli rumah mewah dijual di Jogja karena hutang untuk rumah murah dan hutang untuk rumah mewah jelas akan berbeda. Semakin panjang jangka waktu KPR, jumlah hutang akan semakin banyak. Hal ini dikarenakan bunga yang harus diberikan untuk kredit juga akan semakin besar. Tapi jangka waktu KPR yang terlalu pendek juga akan menyebabkan harga per cicilannya semakin mahal. Oleh karena itu, kebutuhan KPR disesuaikan lagi dengan kemampuan. Apakah akan membayar dalam jangka waktu 10 tahun, 15 tahun, atau bahkan lebih.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini ada beberapa dasar perhitungan suku bunga untuk KPR yang dilakukan oleh bank, diantaranya:

  1. Efektif

Suku bunga efektif adalah suku bunga yang dihitung dari sisa cicilan kredit rumah.

  1. Tetap

Suku bunga tetap adalah suku bunga pinjaman rumah yang tidak akan berubah-ubah selama masa cicilan, walaupun jika kondisi di pasaran berubah-ubah harga dan suku bunganya.

  1. Mengambang

Suku bunga mengambang adalah kondisi dimana bank akan menggunakan suku bunga yang sesuai dengan kondisi pasaran. Sehingga suku bunga akan berubah-ubah.

Sebagai calon pembeli rumah dengan sistem KPR, tentu seseorang harus pandai-pandai menentukan tenor dan suku bunga KPR. Hal ini dimaksudkan agar sistem cicilan tidak akan merugikan calon pembeli, dan agar waktu cicilan bisa sesuai dengan target yang ada. Karena bagaimana pun juga, KPR adalah hutang. Oleh karena itu sebelum memutuskan tenor dan suku bunga, lebih baik lakukan dulu evaluasi terhadap kondisi finansial pribadi. Apakah penghasilan cukup untuk memilih cicilan dengan jangka waktu yang singkat atau tidak. Jika dirasa penghasilan cukup untuk memenuhi KPR dengan jangka waktu singkat, ada baiknya memilih KPR yang lebih cepat dilunasi. Jika tidak, maka lebih baik memilih jangka waktu KPR yang lebih lama.

Adapun besaran limit pinjaman KPR ini ditentukan oleh tipe rumah atau luas bangunan, dan juga angsuran bulanan. Biasanya pihak bank atau lembaga keuangan hanya akan meminjamkan sebesar 60% hingga 90% dari harga properti. Itu artinya calon pembeli harus menyiapkan uang muka pembelian rumah sebesar 20% sampai 30%. Namun, ada juga jenis KPR lain yang bisa membantu kepemilikan rumah tanpa uang muka, seperti KPR bersubsidi. Biasanya KPR jenis ini berasal dengan bantuan pemerintah.

Demikianlah penjelasan mengenai rumah dijual di jogja dibawah 200 juta dengan sistem KPR yang bisa dilakukan dengan teknik cicilan bersuku bunga. Semoga bermanfaat.