Jual tanah Turi Jogja menjadi ladang bisnis jual beli yang mampu memberikan keuntungan jangka panjang. Hal ini berkaitan dengan lokasi Turi Jogja yang sangat strategis, yang mana banyak potensi usaha, hunian, dan potensi wisata yang bisa berkembang di sana. Namun perlu diketahui terlebih dahulu macam-macam hak atas tanah.

Macam-macam Hak Atas Jual Tanah Turi Jogja

Sebagai warga negara Indonesia yang baik, tentu perlu diketahui peraturan yang berlaku di masyarakat. Termasuk peraturan mengenai cara cepat jual tanah dan jenis properti lainnya. Salah satunya adalah tentang jenis-jenis hak atas tanah. Hal ini perlu diketahui agar pihak-pihak yang memang ingin berbisnis atau berinvestasi dalam bidang pertanahan bisa bertransaksi sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kategori status penguasaan tanah dibagi menjadi dua, yaitu bidang tanah yang sudah ada haknya dan bidang tanah yang belum ada haknya. Adapun hak atas tanah diatur dalam peraturan UUPA dan peraturan perundang-undangan sektoral yang menangani masalah hutan, tambang, dan lainnya. Ada juga hak atas tanah yang diatur oleh masyarakat lokal.  Beberapa ciri dari hak atas tanah oleh masyarakat lokal antara lain:

  1. Bidang tanah diatur oleh masyarakat adat dengan hukum adat
  2. Bidang tanah diatur berdasarkan kesultanan atau hukum pakualam
  3. Bidang tanah diatur berdasarkan norma hukum yang berlaku di masyarakat lokal setempat

Namun, secara hukum, hak atas tanah sebenarnya dilakukan oleh pihak yang bersangkutan, yaitu dengan melakukan pengurusan di kantor-kantor yang ditunjuk. Pengurusan hak atas tanah merupakan sebuah proses yang dilakukan oleh pembeli atau calon pembeli, atau pemegang hak atas tanah yang sesuai dengan peraturan dalam UUPA. Macam hak tanah dalam UUPA antara lain hak milik, guna-usaha, guna-bangunan, pakai, sewa, buka tanah, pungut hasil hutan, dan hak lainnya:

  1. Hak milik

Hak milik merupakan hak turun temurun yang dapat dimiliki oleh seseorang. Hak milik ini memiliki fungsi sosial. Yang berhak memiliki hak milik atas tanah ini hanya WNI saja, sedangkan WNA tidak berhak memiliki tanah dengan hak milik. Hak milik bisa dihapus jika terdapat pencabutan hak, penyerahan sukarela, ditelantarkan, atau tanahnya hilang.

  1. Hak guna-usaha

Hak guna-usaha merupakan hak yang melekat untuk bisa mengusahakan tanah yang dipelihara langsung oleh pemerintah. Hak guna-usaha ini memiliki jangka waktu. Biasanya berkisar 25 tahun oleh pribadi dan 35 tahun oleh perusahaan. Tanah dengan hak guna biasanya berguna sebagai pertanian, peternakan, atau perikanan.

Hak guna-usaha bisa terhapus jika jangka waktunya telah berakhir, dihentikan karena melanggar hukum, dilepaskan jangka waktunya, dicabut haknya untuk kepentingan umum, ditelantarkan, atau tanahnya hilang.

  1. Hak guna-bangunan

Hak guna-bangunan merupakan sebuah hak yang memperkenankan pendirian bangunan di atas tanah yang statusnya bukan miliki sendiri. Hak guna-bangunan juga memiliki jangka waktu. Maksimal adalah 30 tahun. namun dalam beberapa kasus bisa juga diperpanjang selama 20 tahun lagi. Pihak-pihak yang berhak memiliki hak tersebut hanya WNI dan badan hukum yang sesuai dengan persyaratan.

Hak guna-bangunan bisa terhapus jika jangka waktunya berakhir, dihentikan haknya karena melanggar hukum, dilepaskan haknya oleh pemilik hak, dicabut untuk kepentingan bersama, ditelantarkan, atau tanahnya hilang.

  1. Hak pakai

Hak pakai merupakan hak untuk memungut hasil tanah yang dimiliki oleh pemerintah atau tanah orang lain.

  1. Hak sewa untuk bangunan

Hak sewa untuk bangunan merupakan hak untuk mempergunakan tanah milik orang lain untuk keperluan pribadi dan dilakukan secara berbayar kepada pemilik.

  1. Hak buka tanah dan pungut hasil hutan merupakan hak yang dimiliki oleh WNI dan diatur pada peraturan pemerintah yang berlaku.

Keuntungan Membeli Jual Tanah Turi Jogja

Setelah mengetahui hak atas tanah di atas, maka tidak ada salahnya jika calon pembeli mulai melirik tanah murah Turi Jogja untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. Kawasan Turi Jogja merupakan kawasan strategis. Ada banyak fasilitas umum yang ada di sekitarnya, sehingga kebutuhan masyarakat bisa dipenuhi dengan baik. Selain itu, kawasan Turi juga berkembang dengan baik dalam beberapa tahun terakhir. Oleh sebab itu, memiliki aset atau mengembangkan usaha di Turi Jogja akan sangat menguntungkan.

Jika Anda menemukan pihak yang jual tanah Turi Jogja segeralah berpikir untuk membelinya. Jika tanah tersebut tidak dimanfaatkan pun, akan ada peluang nilai tanah di kawasan tersebut naik di kemudian hari. Apalagi jika ada niatan untuk menyewakan tanah atau mendirikan bangunan komersial lainnya. Tentu keuntungan akan berlipat ganda.  Tidak heran jika sekarang tanah dijual di Turi Jogja kian langka dan kian mahal.

Demikianlah penjelasan mengenai jual tanah Turi Jogja dan macam-macam hak atas tanah yang perlu diketahui oleh banyak orang. Semoga bisa memberikan pengetahuan baru yang bermanfaat.