Jual tanah 200 meter Jogja juga diperlukan ketelitian tersendiri agar kita tidak tertipu dengan penjual tanah yang hanya memikirkan keuntungannya. Investasi tanah sedang marak baru-baru ini. Tidak heran jika kemudian banyak orang yang mengincar tanah untuk dijadikan bisnis. Namun, Anda harus tetap berhati-hati dalam membeli tanah agar tidak tertipu.

 

Tips Tidak Tertipu Transaksi Jual Tanah 200 Meter Jogja

Jual beli tanah dapat memberikan keuntungan yang luar biasa. Tidak heran jika banyak orang yang beralih usaha untuk membangun bisnis properti, terutama dalam bidang jual beli tanah. Namun, tidak jarang ada beberapa oknum tak bertanggung jawab melakukan cara cepat jual tanah ilegal yang memanfaatkan hal ini untuk keuntungan mereka sendiri. Mereka tidak segan untuk menipu para pembeli dengan menggunakan surat-surat palsu. Untuk itu, Anda harus berhati-hati dalam melakukan transaksi jual beli ini. Berikut adalah tips yang bisa dilakukan:

  1. Caritahu bagaimana keadaan tanah

Seseorang yang membeli tanah pasti memiliki alasan tersendiri mengapa mereka membutuhkan tanah tersebut, apakah akan digunakan sebagai investasi atau untuk membangun rumah secara pribadi. Apapun itu alasannya, Anda harus tetap memastikan mengenai keadaan tanah, apakah sudah sesuai dengan keterangan yang ada di dalam surat sertifikat. Salah satu yang perlu Anda perhatikan adalah masalah batas tanah karena biasanya tanah kosong sering tidak menampilkan batas yang jelas.

Anda juga harus tahu berapa tanah yang dibutuhkan agar bisa memperkirakan apakah tanah tersebut sesuai dengan kebutuhan Anda. Melihat prospek atau perkembangan lingkungan sekitar juga diperlukan. Anda harus bisa memperkirakan bagaimana keadaan lingkungan kira-kira lima tahun ke depan, apakah akan ada sekolah yang dibangun, mall atau yang lainnya.

  1. Gunakan jasa Notaris PPAT pada proses jual beli

Transaksi tanah dijual di Jogja melibatkan sejumlah uang yang tidak sedikit sehingga Anda harus berhati-hati dalam melakukannya. Apabila Anda merasa kurang cukup pengetahuan dan pengalaman mengenai hal ini maka jangan ragu untuk menggunakan jasa notaris. Meskipun Anda harus mengeluarkan biaya tambahan tapi cara ini dirasa akan membuat transaksi Anda menjadi lebih aman dan terjamin. Pihak PPAT juga akan melihat bagaimana kondisi sertifikat tanah agar nantinya tidak menimbulkan masalah. Anda juga bisa meminta bantuan PPAt untuk mengecek apakah sertifkat tersebut asli atau ada masalah. Apabila semua pengecekan ini dapat dilalui tanpa masalah maka bisa lanjut ke proses transaksi antara penjual dan pembeli.

  1. Periksa surat-surat tanah dan hak pemilik

Jika Anda mulai tertarik dengan sebidang jual tanah 200 meter Jogja maka telitilah bagaimana surat-surat yang dimilikinya. Sesuaikan keterangan yang ada di surat tersebut dengan keadaan fisik secara langsung. Hal ini dapat Anda lihat melalui ukuran tanah atau luasnya, letak tanah, batas-batas tanah maupun bentuk tanah. Selain itu, yang tak kalah penting adalah memastikan siapa nama pemilik hak yang tercantum dalam sertifikat tanah. Apabila kita melihat adanya perbedaan antara nama orang yang mengaku pemilik dengan sertifikatnya maka jangan ragu untuk segera mengeceknya dan memastikan lagi mengenai kebernaran pemilik yang asli. Kita juga perlu memastikan apakah tanah tersebut milik perseorangan atau kelompok, seperti warisan keluarga.

  1. Pahami jual beli tanah yang tidak sah

Sebelum melakukan transaksi jual beli tanah maka penting bagi Anda untuk mengetahui terlebih dahulu mengenai hal ini secara lebih mendalam. Pastikan terlebih dulu jika tanah yang hendak Anda beli bukanlah tanah sengketa. Selain itu, periksa kembali surat-surat yang berkaitan dengan kepemilikan tanah, baik sertifikat tanah, pembayaran PBB, IMB dan yang lainnya.

Pastikan keaslian dan kelengkapan surat tersebut. Perlu diketahui bahawa kepemilikan tanah dijual di Jogja membutuhkan bukti-bukti yang kuat sehingga surat-suratnya pun juga harus lengkap dan jelas. Jika Anda belum mengetahui benar masalah surat ini, maka menggunakan jasa properti atau notaris menjadi pilihan yang tepat agar Anda tidak tertipu. Jangan mengabaikan sedikit kejanggalan karena itu bisa dijadikan indikator jika ada masalah di dalamnya.

  1. Buat AJB dan balik nama

Pembuatan AJB dan balik nama membutuhkan bantuan notaris PPAT agar proses transaksi ini bisa berlangsung dengan lancar dan aman, terlebih karena adanya saksi dari PPAT. Dengan bantuan notaris kita juga bisa membuat akta tanah dan surat khusus, ataupun ingin melakukan balik nama hak milik tanah. Semua surat permohonan ini akan diproses oleh pihak PPAT, sedangkan untuk transaksi jual beli tanah murah Jogja ini biasanya penjual dan pembeli diminta untuk menyiapkan beberapa berkas surat yang berkaitan dengan transaksi ini, seperti surat pembayaran PBB lima tahun terakhir, KTP penjual dan pembeli, sertifikat tanah, surat royal, IMB dan lain sebagainya. Untuk itu, kita harus sudah mempersiapkannya terlebih dahulu agar proses bisa segera dilakukan dengan membuahkan hasil yang maksimal.

Demikian jual tanah 200 meter Jogja dan jangan sampai Anda tertipu ketika melakukan transaksi jual dan belinya.